Postingan

Menampilkan postingan dengan label Materi

Tips Agar Anak Gemar Membaca

Gambar
Bulan Februari kemarin, kebetulan saya diundang di Playdate Yuk Main untuk sharing bersama Moms dalam Parent's Corner . Temanya asyik banget: literasi keluarga. Awalnya saya sudah nyiapin poin-poin yang mau saya bahas, tapi pas udah berhadapan dengan Moms di sana, saya ngerasa wow! Ternyata yang saya hadapi bukan ibu-ibu yang 'bukan pembaca'. Justru yang tertarik hadir adalah mereka yang semula memang seorang pembaca, dan masalah mereka bukan pada 'anak susah diajak baca buku' tapi masalah-masalah yang lebih tinggi levelnya seperti dua anak rebutan minta dibacakan cerita, anak yang justru ke mana-mana bawa buku untuk dibaca, bahkan di acara keluarga sekalipun, dsb. Diskusi mengalir dengan lancar dan muncullah gagasan dan solusi segar dari peserta. Misalnya, untuk dua anak yang rebutan minta dibacakan cerita, tercetus solusi untuk meminta anak 'balapan' mengambil buku lalu berlari menghampiri ibunya. Siapa yang lebih dulu sampai, dialah yang dibacaka...

Sharing Kepenulisan Bersama Teguh Wibowo - Tamu Istimewa 20/1/2018

Gambar
TEGUH WIBOWO Lahir di Semarang, 13 September 1965. Anak kedua dari 7 bersaudara pasangan Parjo al Moh Sitar dan Karsiti. Pendidikan dasar dan menengah ia selesaikan di SD Induk Pringgowijayamn, Kutoarjo, Kab, Purworejo, SMP Negeri 4 Kutoarjo, dan SMA Negeri 1 Kutoarjo. Adapun gelar sarjana S1 ia peroleh dari Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP Semarang (Sekarang Unnes), sedangkan S2 ia peroleh dari Program Pascasarjana S-2 Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Negeri Semarang (Unnes). Selepas kuliah , ia sempat menjadi jurnalis di beberapa media massa, sebelum akhirnya menjalani hidup sebagai guru, profesi yang dicita-citakannya sejak kecil. Narasumber Kurikulum 2013 ini kini bekerja sebagai guru di SMA Negeri 2 Semarang. Di sela-sela kesibukannya sebagai guru, ia sempat pula menjadi dosen di Universitas PGRI Semarang, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, tutor Universitas Terbuka UPBJJ Semarang, dan redaktu...

Sharing Kepenulisan Bersama Al Mahfud - Tamu Istimewa 22/12/2018

Gambar
BIODATA SINGKAT Al-Mahfud adalah penulis kelahiran Pati, 9 Maret 1992. Sekarang tinggal di kota kelahirannya. Dia dapat disapa di: Email                      : almahfud999@gmail.com Facebook             : El Mahvudd Instagram             : lmhfd.ig Blog                        : gemuruhdalamsunyi.wordpress.com    Setelah lulus kuliah akhir tahun 2014, mulai intens menulis berbagai jenis tulisan, baik berupa cerpen, esai, maupun ulasan buku di media massa. Sekitar 4 tahun terakhir (2014-2018) ratusan tulisannya telah tersebar di berbagai media massa, lokal maupun nasional, cetak maupun online. Naskah non-fiksi, berupa artikel, esai, fea...

Sharing Kepenulisan Bersama Anggi Putri - Tamu Istimewa 20/10/2018

Gambar
Biodata Nama: Anggi Putri Tempat/Tanggal Lahir: Jombang, 9 Juli 1995 Domisili: Surabaya Pekerjaan: Content Writer ( Freelance ) Hobi: Menulis, Memasak, Jalan-Jalan Buku atau karya yang telah diterbitkan: 1. Siluet Jingga (kumcer, 2014, Diandra) 2. Angin Kembara (puisi, 2015, Pustaka Kata) 3. Laku(na) (puisi, 2016, Kekata) 4. Kelana Entah (autobiografi, Goresan Pena Publishing) Menjuarai berbagai macam perlombaan di dunia literasi. Pernah menjadi pemateri di berbagai workshop literasi. Karyanya juga pernah dimuat di berbagai media seperti Radar Surabaya, Radar Banyuwangi, Radar Jombang, Radar Mojokerto, dan masih banyak lagi. Tanya Jawab Tanya Hai Kak Anggi. Usianya masih muda banget tapi sudah kerenn. Mirip RA Kartini ya. Yang mau saya tanyakan adalah: 1. Kapan Kak Anggi belajar nulis? Butuh berapa tahun hingga sekeren itu (jadi narsum di banyak tempat, tulisa mejeng di mana-mana, dan jadi anggota DKJ Jombang). 2. Terus gimana Kak Anggi membagi waktu antara p...

Sharing Kepenulisan Bersama Ansar Siri - Tamu Istimewa 22/9/2018

Gambar
Sekilas Tentang Ansar Siri Ansar Siri, penulis yang kesehariannya juga bekerja di perusahaan retail di Makassar. Seorang bookstagramer di @ansar_siri. Sudah menerbitkan beberapa novel. Novel terbarunya berjudul “My Real Boy” terbit di Penerbit Buku Pintar Indonesia dan edar di seluruh toko buku di Indonesia. Beberapa novelnya juga masih dalam proses terbit di beberapa penerbit. Beberapa ceritanya juga bisa dibaca secara gratis di wattpad @ansarsiri. Pertanyaan: Sejak kapan Kak Ansar hobi baca, dan mulai menulis? Jawaban: Suka baca dari SMP. Tapi masih komik.  Mulai baca novel dan yang berat-berat, saat SMA. Kalau nulis sih dari SMP. Tapi bisa merampungkan novel, saat di SMA. Dan bisa dibilang mulai serius belajar menulis sejak awal tahun 2016. Pertanyaan: Kak Ansar kan kesehariannya bekerja di perusahaan retail, bagaimana membagi waktu buat baca dan menulis. Jawaban: Baca biasanya sambil lalu. Saat ada kekosongan saja. Kalo nulis, berseberangan dengan jam kerja...

Penulis Harus Belajar Etika! - Kelas Menulis [8/9/18]

Gambar
Pada sabtu, 8 september lalu dalam Forum Diskusi Daring di grup whatsapp Komunitas  Fiksi Kudus dibuka sebuah topik menarik untuk didiskusikan, yakni tentang pentingnya penulis belajar etika. Sama dengan pekerjaan yang lainnya, penulis tidak sendirian. Penulis saat menulis memang bisa sendirian, tapi pada tahap selanjutnya penulis butuh orang lain. Setelah menulis, tentu tulisannya akan dibaca orang, tulisannya akan dipublikasi. Penulis nantinya akan berinteraksi dengan pembaca dan pihak publikasi; penerbit atau media. Maka dari itu, penulis tetap butuh orang lain. Sebelumnya akan kamu utarakan terlebih dahulu apa itu etika. Menurut KBBI etika adalah  ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak). Sebenarnya perihal penulis dan etika bukan hal baru untuk diangkat. Bahkan bisa ditegaskan jika tidak hanya penulis saja yang harus belajar etika, tapi semua orang dalam bidang apa pun. Namun meski begitu masih ada saja penulis y...

Menulis Hal-hal yang Dekat dengan Kita [Kelas Menulis 4/8/18]

Gambar
Menulis Hal-hal yang Dekat dengan Kita Terkadang kita terlalu rumit memikirkan apa yang akan kita tulis. Bahkan kita pusing sendiri mencari-cari ide untuk dituangkan dalam tulisan. Padahal sebenarnya ada banyak hal yang dapat kita tulis di sekitar kita. Kita hanya perlu lebih peka lagi. Perhatikan sekitar, rasakan hal-hal di sekitar, bahkan hal sekecil pun itu. Di situlah banyak ide yang bisa kita kembangkan. Tak Perlu Terlalu Banyak Riset Menulis hal-hal yang ada di sekitar kita itu lebih mudah dibanding kita menulis hal yang terlalu rumit, bahkan belum pernah kita jangkau. Dengan menulis hal di sekitar kita yang memang terlihat oleh kita, bisa kita rasakan, dan kita alami sendiri akan jauh lebih detail dalam memaparkannya dalam cerita. Berbeda jika kita menulis hal yang jauh, yang belum pernah kita jelajahi, belum pernah kita rasakan, bahkan itu hanya ada di anganan saja. Kita akan perlu riset mendalam, mencari hal-hal pendukung, bahkan terkadang kita dituntut merasakannya ...

Tentang Plagiarisme; Diskusi Daring Bersama Arief Siddiq Razaan

Gambar
PLAGIARISME; Diskusi Daring Bersama Arief Siddiq Razaan  📝BIODATA📝 Berikut biodata singkat dari pemateri Nama : Dani Sukma Agus Setiawan, S.Pd., M.Pd Nama Pena : Arief Siddiq Razaan Menamatkan pendidikan sarjana/S1 di Universitas Negeri Medan dan Pascasarjana/S2 di Universitas Negeri Malang mengambil program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. ✍Mendirikan Komunitas Penulis Anak Kampus (KOMPAK) yang tersebar di Medan, Aceh, Padang Lawas, dan Malang. Membina beberapa komunitas sastra, antara lain Anak Medan Cakap Sastra (AMCS), Diskusi Sastra Indonesia (DIKSI), dan Komunitas Mahasiswa Pecinta Sastra Indonesia (Kompensasi). Pekerjaan - Dosen di Universitas Prima Indonesia dan Universitas Medan Area. - Redaktur Puisi di portal: sastramedan.com - Penulis tetap di laman: bahasaperempuan.com Moto/Misi dalam Hidupnya : " Memuliakan Hidup Lewat Tulisan" Karyanya dimuat beberapa media massa, antara lain: Lintas Gayo, Harian Waspada, Harian Analisa,...

Setelah Tulisan Selesai, Lakukan Hal Berikut

Gambar
Oleh : Reyhan M Abdurrohman* Tentu setelah kita berhasil menyelesaikan tulisan kita, kita akan merasa lega, merasa bahagia, merasa hebat. Bahkan kita akan merasa tulisan kita sudah bagus, bahkan saking percaya dirinya menganggap ini adalah tulisan terbaik yang pernah kita buat. Halah. Sebenarnya  itu tak masalah, karena memang manusiawi sekali. Setelah kita berhasil menyelesaikan tulisan kita rasanya akan sangat lega. Karena sesungguhnya apa pun itu, menyelesaikan hal yang sudah kita mulai memang bikin lega sekaligus bahagia. Tapi tunggu dulu, jangan senang terlebih dahulu karena perjuangan belum selesai.  Tulisan itu jangan langsung dipublikasikan atau dikirim ke media, karena kita HARUS MENINJAU ULANG tulisan kita. Tahapan ini jangan sampai terlewatkan, karena akibatnya cukup fatal. "Write Drunk Edit Sober" --Ernest Hemingway Benar apa yang dikatakan Ernest bahwa kita memang perlu menulis sebebas bebasnya seperti orang mabuk/gila/kesetanan, tapi setelah tulisa...

Pentingnya Paragraf Pertama atau Pembuka untuk Memulai Cerita

Gambar
Paragraf pembuka sangat penting karena itu yang akan menentukan pembaca tertarik dan antusias dengan ceritamu atau tidak. Jika pembaca sudah dibuat bosan dan tidak ada kesan apa-apa di awal cerita, bisa dipastikan akan malas membaca cerita selanjutnya, meski cerita selanjutnya lebih menarik. Karena begitu penting, penulisan paragraf pertama atau pembuka harus tepat dan bikin penasaran atau bikin pembaca tertohok. Ada beberapa tips menulis paragraf pembuka: 💡Langsung mulai dengan konflik Langsung ciptakan konflik sejak  awal  agar pembaca penasaran dengan cerita selanjutnya. ➡Contoh: Warga dukuh Rawa gempar siang itu. Tepatnya saat azan dzuhur selesai di kumandangkan. Tidak ada yang pergi ke masjid untuk shalat berjamaah, melainkan berbondong-bondong menuju sumber keributan.  ( Banaspati , Pikiran Rakyat, 8 November 2015) 💡Jangan  bertele-tele dengan mendeskripsikan matahari, langit, bulan, angin dan teman-temannya. Bukannya tidak boleh, tapi jika c...

Diskusi Kepenulisan Bersama Sayfullan - Tamu Istimewa Kofiku

Gambar
👤Sayfullan Sudah menulis 7 novel. Salah satu cerpennya pernah menjadi juara satu Kampus Fiksi Emas 1 ;  Gadis 360 Hari yang Lalu Tinggal di Karangawen Demak Seminggu dua kali harus ke Semarang untuk membersihkan darah. Lulusan Teknik Kimia UNDIP yang menyesatkan diri di hutan literasi nan sejuk. Novel-novel yang pernah diterbitkan : 1. Aropy 2. Mi Amor 3. Imaji Dua Sisi 4. Update Love 5. Me Vs Daddy 6. Cinta untuk Perempuan dengan Bulir-bulir Cahaya Wudhu di Wajahnya. 7. Rival Brother Antologi : 1. Gadis 360 Hari yang Lalu. 2.  Celia dan Gelas-gelas Kaca di Kepalanya. 3. Orang-orang dalam Menggelar Upacara - Pemenang lomba Gebyar Bahasa dan Sastra 2015 UPI 4. Lelaki penjamah emas dalam antologi pemenang green pen award PERHUTANI. 💭Diskusi💭 ✒Pertanyaan : 1. Kapan mulai menulis? Bagaimana ceritanya lulusan Kimia UNDIP bisa jadi penulis? 📝Jawaban: Hmm, seingatku awal aku menulis karena vonis sakit gagal ginjal dan harus rutin cuci darah. Tahun ...